اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Selamat Datang Para Mahluk Hidup, Sedikit perkenalan saja saya hanya orang bodoh yang tidak selalu spesial tapi punya harapan untuk memberi makna bagi siapa saja yang membaca tulisan-tulisan diblog amburadul ini dan semoga ada manfaat dari tulisan saya tapi tidak menyakiti hati anda. TERIMAKASIH
Silahkan kalau ingin menghubungi saya mantion aja di Twitter @haris_by

Selasa, 07 Oktober 2014

Wanita Atau Perempuan

Hai guys kali ini saya ingin menyalin note facebook sahabat yang berjudul Wanita atau PEREMPUAN semoga bisa memberi inspirasi dan manfa'at buat yang singgah di blog amburadul ini yuk mari kita simak.

Wanita atau perempuan…apapun itu.
Saat berbicara tentangnya semua sendi-sendi ini seakan ikut serta berpikir menerjemahkan apa-apa yang ada padanya. Pribadi yang manja, lembut, halus dan santun. Namun kadang keras, kuat dan pantang menyerah. Semua  itu bukanlah sebuah niscaya, tetapi lebih dari itu, adalah sebuah anugerah. Mungkin itulah rahasia mengapa tuhan menciptakannya dari sebagian tulang rusuk lelaki.

Tulang merupakan bagian yang menyangga tubuh manusia sehingga bisa berdiri tegak. Meskipun kadang rentan, tetapi biar bagaimanapun tulang itulah yang bisa membuat manusia tetap berdiri. Kekuatan itulah yang menjadikan wanita sebagai penopang dibalik kekuatan seorang lelaki.

Sesungguhnya wanita itu dicipta dari tulang rusuk. Dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atas. Jika Anda meluruskannya, sama artinya Anda memecahkannya. Jika Anda biarkan, dia akan tetap bengkok. Karena itulah, Anda harus selalu memberikan nasihat-nasihat kebaikan. (HR. Muslim)

Pernahkah kamu berpikir kenapa tuhan mencipakan wanita dari tulang rusuk seorang pria?
Pernah.. tapi kemudian apa yang menjadi masalah??
Pernahkah kamu berpikir bahwa tulang itu sifatnya sebagai penguat??
Iya.. teruss??
Kalo begitu berarti wanita yang seharusnya lebih kuat dari lelaki??
Kata siapa??
Ya itu tadi..karena wanita diciptakan dari tulang rusuk.
Dari tulang rusuk siapa??lelaki khan??
Iyaa…
Pernahkah kamu berpikir bisakah lampu menyala tanpa ada aliran listrik yang mengalirinya?
Ya tidak mungkin lah…
Dari manapun sumber yang menyalakan lampu itu pasti mengandung aliran listrik sehingga lampu itu dapat menyala.
Kemudian apa hubungannya listrik dengan kekuatan wanita??
Bukan dengan wanita itu, tapi dari apa wanita itu diciptakan tadi.
Ouwhh…sekarang aku paham maksud kamu. الرِّجَال قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَاءِ
Iyya…tapi seorang lelaki tidak akan mampu hidup dengan tegar tanpa ada perempuan yang menguatkannya. Lelaki akan mudah rapuh tanpa ada perempuan yang mendampinginya. Dengan kelembutannya, wanita lah yang akan membuat lelaki lebih sabar. Dengan kehalusannya, wanita akan membuat lelaki lebih tenang. Dengan ketelatenannya, wanita akan membuat lelaki lebih menghargai apa arti keluarga. Mungkin itulah rahasia dibalik diciptakannya wanita dari tulang rusuk lelaki.
Wah aku jadi semakin bingung, sebenarnya mana yang lebiih kuat antara lelaki dan perempuan??
Ini bukan berbicara mana yang lebih kuat secara fisik. Kalo secara fisik sudah pasti lelaki lebih kuat jika dibandingkan dengan perempuan.
Terus tentang apa dong??
Kita berbicara tentang fungsi dan kedudukan wanita bagi lelaki. Wanita adalah penyempurna bagi kehidupan lelaki. Bahkan seorang muslim belum dikatakan sempurna imannya ketika lelaki tersebut sebelum menemukan wanita pendamping hidupnya. Artinya imannya belum sempurna sampai dia menikah.
Wow ternyata sedahsyat itu peran wanita dalam kehidupan lelaki. Kalau begitu pantas saja banyak sekali orang-orang yang menggemborkan tentang EMANSIPASI WANITA. Kalau begitu aku juga ikut ah menyerukan tentang emansipasi wanita itu.
Memangnya kamu paham apa arti emansipasi wanita itu??
Ya tentu paham lah.. itu khan artinya persamaan gender antara lelaki dengan perempuan.
Apa makna persamaan gender yang kamu pahami?
Artinya tidak ada perbedaan kedudukan antara lelaki dengan perempuan. Perempuan juga mempunyai hak yang sama seperti lelaki.
Dalam hal apa??
Ya dalam segala hal. Namanya juga persamaan kedudukan, ya tentunya dalam segala bidang kehidupan.
Kalo begitu lelaki juga harus masak, nyuci baju, menanak nasi, mencuci baju anaknya, dan sebagainya dan sebagainya..gitu??
Iyalah…itu yang namanya persamaan.
Sekarang bagaimana kalo seumpama sedang ada musibah banjir bandang atau rumah yang terbakar, sedangkan didalamnya terdapat beberapa barang yang harus diselamatkan. Kira-kira kalo yang harus diselamatkan beberapa karung beras dan surat-surat penting, layak gak kalo perempuan yang membawa beberapa karung beras yang berat itu, sedangkan lelaki yang membawa lembaran-lembaran surat yang ringan itu??bagaimana tanggapanmu kalo melihat hal itu yang terjadi?
Ya gak mungkin lah…
Katanya tadi kamu bilang dalam segala hal harus sama, iya khan??
Tapi bukan berarti dalam hal seperti itu…
terus dalam hal apa??
Ya pokoknya gitu lah. Apa itu berarti kamu tidak setuju dengan adanya emansipasi wanita yang digembor-gemborkan itu??
Ya kalo saya sangat setuju sekali… dan bahkan itu harus dilaksanakan.
Tapi kenapa tanggapanmu tadi seperti itu?
Apa aku tadi bilang kalo aku tidak setuju dengan emansipasi wanita??
Ya memang tidak, tapi seakan-akan tadi tanggapanmu mensiratkan kalo kamu tidak setuju.
Kamu salah menginterpretasikan pertanyaanku tadi. Aku bertanya gitu hanya ingin tahu bagaimana interpretasi kamu tentang makna emansipasi wanita.
Terus bagaimana makna emansipasi wanita sebenarnya??
Ya kalo kamu tanya makna sebenarnya, jujur saya sendiri kurang begitu paham.
Terus mengapa tadi kamu tanya seperti itu kepadaku??apa kamu ingin mengujiku??
Tenang…sabar… maksudku tadi hanya ingin tahu saja bagaimana pendapatmu. Baik…sekarang akan coba aku jelaskan makna emansipasi wanita menurut pemahamanku. Memang benar benar emansipasi wanita artinya adalah persamaan hak antara lelaki dengan perempuan. Maksudnya hak dalam berpendidikan, berpolitik, bekerja, dan lain-lain. meskipun demikian wanita tidak bisa keluar dari fitrah yang telah ada.
Fitrah apa yang kamu maksudkan??
Ya fitrah sebagai perempuan yang membutuhkan lelaki untuk memimpinnya. Yang dimaksud disini adalah dalam kehidupan keluarga. Setinggi apapun pangkat wanita dalam bekerja, sepandai apapun wanita dalam berpendidikan, dan sepintar apa wanita dalam berpolitik, jika sudah masuk dalam kehidupan keluarga, wanita tetaplah wanita dan harus tunduk dan taat kepada lelaki yang memimpinnya.
Yang namanya topi itu harus dipakai di kepala, dan sandal itu harus dipakai di kaki.  Jika kita memakai topi  di kaki atau sandal di kepala itu namanya dzolim. Sama juga ketika kita tidak memposisikan sesuatu pada tempat yang sudah ditentukan itu juga dzolim. الرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَاءِ
Ohhh..iya iya. Aku sudah lumayan paham sekarang. Jadi kalo begitu jika ada seorang perempuan yang gak mau memasak, mencuci, atau menyiapkan baju suaminya dengan alasan emansipasi wanita itu berarti dia belum paham makna emansipasi wanita dong??
Ya kira-kira begitu lah… tapi yang perlu diingat, wanita bukanlah mahkota atau topi yang harus selalu diatas. Wanita juga bukan sandal atau sepatu yang selalu dibawah dan diinjak. هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ. Tetapi wanita adalah pakaian yang selalu menutupi kekurangan lelaki, dan selalu membuat lelaki lebih terhormat dan mulia. Makanya jangan sampai menganggap remeh seorang wanita.
Begitu juga sebaliknya peran lelaki bagi perempuan. Harmonisasi ini akan terus terjalin jika keduanya selalu beriringan tanpa meninggalkan peran dan posisinya masing-masing. اَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِيْنَ وَالطَّيِّبُوْنَ لِلطَّيِّبَاتِ.

Sumber : https://www.facebook.com/notes/faiz-luzmi/wanita-atau-perempuan/957324107615945
Disini saya hanya menyalin Note Facebook Sahabat saya Faiz Luzmi
Terimakasih Semoga bermakna :)

2 komentar:

Modifikasi Templat Oleh @Haris_by Sang Tutorial Amburadul: Wanita Atau Perempuan © 2014